Showing posts with label Entertainment. Show all posts
Showing posts with label Entertainment. Show all posts

Sunday, July 27, 2008

Week of Endless Pursuit

Hmm, it's been a week since I last wrote...

Well, as most of you already know, I couldn't write as frequently as before because of my activities. They took a hell lot of time.

One of them was CSA FOC (Catholic Students' Apostolate Freshmen Orientation Camp), and I took part as a welfare main committee. As the name suggests, my job was to ensure the well-being of the participants, be it providing food or first aid.

The whole camp took 4 days, with the last 2 days spent at Aloha Loyang (near Pasir Ris Park, all the way across Singapore from NTU). Of course, tiring was it. One thing for sure, though: it was damn fun. I got to know the freshies and fellow seniors. The games were outright enjoyable. The chalet was awfully nice. At the end of the day, it was so heavenly a camp.

On the last day of the camp, everybody went out to East Coast Park to play beach games. (Randy and) I didn't go though, because we had a convocation to be present. It was Kelsen's. With that in mind, we went straight from Pasir Ris to NTU, took some rest, and attended the convocation. After congratulating some friends, I went back to join the GTD senior camp (which took 2 days, but I can't talk about it now).

Okay, so after the senior camp had finished, I was free from this morning onwards. I went to the church with the usual friends and some more (not unusual) friends and... freshies! There were pretty many of them; 7 or 8 people, I guess. I reckon that it was their first Mass in Singapore (so what?). After the Mass, we did our weekly chores: eat and shop at Jurong Point, but this time plus getting the freshies to know their way around JP. We ate at Kopitiam (as usual), shopped at Fair Price, and visited Popular.

Maybe that's all there is to say. Other than playing bridge and winning at least 4 out of 5 matches, there's no so significant a story to tell. Since I'm getting a little tired now, I'm going to use some rest... my feet are still killing me due to outdoor games yesterday.

See you next post, and I hope it will be posted soon ^.^

Saturday, June 28, 2008

Fainted

22 games of bowling PLUS SICKNESS was really, really something. Seriously, I've never felt anything like this before.

Yah, gitu lah kira-kira. Hari Jumat, 27 Juni, gw maen bowling 22 game. Mungkin kedengeran agak gila, tapi ya emang begitulah faktanya. Kok bisa, you ask?

Well... kemarin itu gw emang berencana ke Gading untuk jalan-jalan. Gw udah janjian bareng temen-temen ex-CC gw: Mac, Leo, sama Paulus. Dan jadilah gw ketemu mereka. Kita makan sore sekitar jam 3 sampe jam 4 gitu, maen pool 3 setengah game, jalan-jalan tanpa tujuan sampe jam 7, terus gw dipanggil nyokap untuk ke Viva Bowling. Yah, bonyok PLUS ade PLUS sepupu gw mau ada pertandingan. Gw sama temen-temen disuruh maen dulu sama nyokap, jadilah kita maen.

Sebenernya gw agak-agak ragu untuk maen sih, karena gw ngerasa agak-agak ga enak badan. Tapi mengingat biasanya bonyok kalo ada turnamen selesenya sekitar jam 11.30 pm, daripada cengo gw mendingan maen. Paksa-paksain dikit lah. Dan ternyata itulah awal dari "kematian" gw sekarang ini.

Awalnya gw maen bareng temen-temen. Setelah 3 game, mereka harus pulang, jadi ya sayonara buat mereka. Ok, gw dapet kabar dari nyokap gw kalo mereka cuma bakalan sampe sekitar jam 10, gw agak tenang. Gw maen lagi beberapa game, dan jam setengah 9 ade gw dateng ngasih tau kalo turnamen bakalan selese jam 11.30. Matilah gw.

Dan ketidakinginan gw untuk cengo pun bergejolak. Sesuatu di dalam diri gw mengasut fisik gw yang benernya udah cape untuk maen, maen, maen, dan maen terus. Euphoria. Alhasil, gw pun maen non-stop dari sekitar jam 7.30 ampe jam 11.30. That's it. It was a total of 22 games. Bahkan mbak penjaganya sampe nanya, "Ga cape maen terus Bhy?" (yep, dia kenal gw). o.O

Pulang-pulangnya, gw mulai ngerasa ga enak badan. Napas gw kerasa panas. Gw pusing. Hidung gw mampet. Gawat, tanda-tanda sakit. Ini gara-gara sejak pagi gw ngerasa ga enak tapi gw tetep paksain. Yah, maklum, orang ga bisa diem disuruh nunggu, mana mau? =P

Dan sekarang gw duduk di depan laptop, siap untuk menandakan akhir dari postingan ini, mandi, dan ngelanjutin postingan laen yang udah gw rencanakan... kalo gw masih punya tenaga. Kepala gw udah berat, mata udah tinggal 2.5 watt, tangan udah mau copot, kaki udah nangis-nangis, hidung udah macet, SUHU BADAN UDAH MENINGKAT. Kurang apa lagi? Komplikasi nih.

Lalalala...

Monday, June 23, 2008

Master of Exams

Apakah Anda termasuk orang yang khawatir tentang exam? Jika Anda menjawab "ya", maka post ini merupakan post yang cocok untuk Anda!

Berikut ini beberapa kiat jitu yang dapat membantu Anda untuk mendapatkan nilai bagus di dalam exam. Harap diperhatikan bahwa tidak semua yang Anda baca adalah benar =P


1. Belajar. Tentu saja ini adalah kiat yang sudah terbukti, dari tahun ke tahun, generasi ke generasi. Dengan belajar, kita dapat memberi "makanan" berupa wawasan baru untuk dikonsumsi oleh otak. Jika dengan belajar sedikit saja Anda sudah dapat mengerti semua poin dalam topik yang Anda pelajari, maka Anda merupakan orang yang sangat pintar. Jika Anda masih belum mengerti apa yang Anda pelajari bahkan setelah 512 kali mencoba untuk mengerti, tenang saja, ada jutaan orang di dunia ini yang bernasib sama seperti Anda.

2. Makan ikan. Anda tahu, bahwa asupan polimer asam amino (yang juga disebut dengan protein) secara berkecukupan dapat membantu kita untuk berpikir jernih? Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang kaya akan protein, hampir setara dengan daging. Namun, karena kadar lemaknya yang lebih rendah, ikan lebih disarankan untuk dikonsumsi. Fakta bahwa ikan dapat berkontribusi dalam mencegah kegilaan dan hilang kewarasan ini juga dapat digunakan untuk mengalahkan true vegetarian (vegetarian yang benar-benar hanya mengonsumsi sayur-sayuran) dan mereka yang membenci sushi.

3. Istirahat yang cukup. Kita sering mendengar kasus di mana menjelang exam orang-orang belajar mati-matian sampai mengorbankan jam tidur mereka. Sebenarnya hal ini sangat tidak dianjurkan. Mengapa? Sebab dengan demikian, kita memaksa otak untuk bekerja keras. Apa yang akan terjadi jika otak kita dipaksa untuk bekerja sangat keras? Bayangkan saja sebuah komputer yang menyimpan memori di dalam drive C mereka hingga 90%. Mereka akan bekerja dengan sangat lambat dan tidak dapat mengeksekusi perintah-perintah yang kita berikan. Demikian pula dengan otak; kita akan terus merasa penat, seolah-olah tidak dapat menerima lagi apa yang kita pelajari. Untuk mencegah agar hal ini tidak sampai terjadi, kita perlu istirahat, terutama malam menjelang exam. Dengan demikian, pikiran dapat menjadi segar kembali. Namun, jika Anda malah oversleep dan bangun 1 menit sebelum exam (seperti salah seorang teman saya yang sekarang sudah lulus), tanggung sendiri risikonya.

4. Bersikaplah percaya diri. Metode ini berlaku paling baik pada universitas yang menggunakan normal distribution dalam menentukan skor akhir (seperti NTU). Dengan menunjukkan rasa percaya diri yang agak berlebih, Anda dapat mengintimidasi lawan exam Anda dan membuat mereka sedikit gugup, meskipun Anda tahu bahwa Anda tidak akan mendapatkan skor atau nilai yang lebih tinggi daripada mereka. Jangan tunjukkan bahwa Anda takut akan exam, melainkan pasanglah suatu attitude yang siap dan relaxed. Tunjukkan bahwa Anda tidak terlalu tense dalam persiapan exam ini. Pasang juga muka yakin saat memasuki exam hall. Jika Anda merasa bahwa tidak ada orang yang terintimidasi, berarti tampang Anda kurang mendukung.

5. Berusaha menjadi orang pertama yang keluar dari exam hall. Metode ini berlaku paling baik pada universitas yang menggunakan normal distribution. Lagi-lagi psikologi memainkan peran penting dalam metode ini. Dengan keluar terlebih dahulu, Anda dapat mengintimidasi lawan exam Anda lebih lanjut lagi. Pikiran mereka akan teralihkan dari kertas exam. Bonus yang Anda dapatkan: semua perhatian akan tertuju kepada Anda dan decakan-decakan kagum berkumandang bagaikan sangkakala di dalam exam hall. Perlu Anda ketahui juga bahwa metode ini sering digunakan oleh mereka yang benar-benar tidak mengerti harus menulis apa di lembar jawaban, sehingga mereka berpikir untuk menggambar abstrak di kertas jawaban dan segera meninggalkan exam hall.

6. Singkirkan orang yang lebih pintar dari Anda. Metode ini berlaku paling baik pada universitas yang menggunakan normal distribution. Cukup self-explanatory, metode ini memerlukan sedikit keberanian untuk berbuat dosa. Jika Anda tahu orang-orang yang sudah pasti mendapat hasil yang lebih baik dari Anda, cobalah untuk mencegah mereka mengambil exam. Anda dapat merusak jam weker mereka, mengikat mereka di tempat tidur, memasukkan obat tidur dalam minuman mereka, meracuni mereka, dan lain-lain. Dengan menyingkirkan mereka yang berpotensi mendapat nilai lebih bagus, nilai Anda akan menjadi salah satu dari beberapa nilai tertinggi di kelas, dan Anda dapat dengan mudah mendapatkan di atas B+. Sekali lagi, metode ini bukan untuk orang yang berhati baik, karena penyalahgunaannya dapat menjadikan Anda seorang pembunuh.

7. Menyontek. Metode ini seolah-olah merupakan nemesis dari metode nomor 1, belajar. Namun, sama seperti belajar, metode ini sudah teruji dari masa ke masa. Bedanya hanyalah metode ini lebih mengandalkan keberuntungan dan keahlian mencontek Anda, dan tentu saja melibatkan ketidakjujuran. Tanpa perlu dijelaskan, saya tahu bahwa kita semua tahu cara menyontek. Namun, jika Anda ketahuan menyontek dan dikeluarkan dari universitas, berarti Anda harus memperbaiki keahlian Anda dan melatih kekurangannya. Hal itu juga dapat disebabkan oleh kekurangberuntungan Anda karena pada saat itu pengawas kebetulan memergoki Anda, atau memang karena Anda cukup bodoh sekaligus berani untuk menyontek secara frontal di depan pengawas.

Masih banyak lagi metode yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan nilai bagus dalam exam, tetapi untuk sementara akan saya hentikan di sini dulu karena belum tentu Anda dapat menjalani semua metode yang saya berikan tadi, entah karena Anda adalah seorang true vegetarian, terlalu kiasu sampai lupa tidur, orang yang jujur, atau apa pun.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Friday, May 16, 2008

Extravagant, Spendthrift, Profligate... You Name It!

Wahhhh... hari ini gw udah ngeluarin uang banyak banget. Udah ga kira-kira lagi.

Pertama, gw ngeluarin uang buat maen bowling, 3 game. Habis sudah $12. Tapi lumayan juga sih, worth it. Performance gw tadi not bad lah... game pertama dapet 110, game kedua 134, game ketiga 131. Jarang-jarang tuh gw bisa cukup stabil, soalnya biasanya setelah 2 game aja lemparan bolanya udah meleot-meleot entah ke mana. Mungkin karena hari ini gw bersemangat? Hehehe...

Kedua, gw ngeluarin uang buat beli polo shirt, $29. Ini brutal. Tadi gw ngeliat ada yang designnya baguuuus banget (warna dasar putih, ada garis-garis deep blue, biru biasa, sama cyan)... tapi ga ada ukuran buat gw. Pake S, kekecilan, Pake L, kegedean. Gw perlu yang M. Akhirnya gw beli design laen, warna dasar putih dengan garis-garis ijo tua sama ijo muda. Itu juga bagus sih, tapi yang biru masih lebih bagus lagi. Nanti kalo ada yang M gw beli yang biru ah... mumpung nyokap udah ngebolehin gitu tadi pas gw telepon... huahahaha... ^.^

Ketiga, gw ngeluarin uang buat potong rambut, $24. Biar kata nilainya lebih kecil daripada yang gw keluarin buat beli polo shirt, ini lebih brutal lagi. Bahkan kata Dennice pas mau rosario tadi, itu sama aja "lo dirampok sama orang tokonya". Yah... habis gimana ya? Ok, gw juga ngerasa kalo harga itu ga wajar. Masalahnya, gw ngerasa potong rambut di situ bagus sih... dan gw suka outcomenya... entah kenapa Dennice ngerasa kalo potong di situ rugi, padahal pas gw ngeliat outcome dia setelah potong di situ cukup bagus.

Keempat, gw ngeluarin uang buat biaya taksi, $20. Sore tadi gw ada rapat untuk ngebahas CSA FOC (Catholic Students' Apostolate Freshmen Orientation Camp, semacem acara orientasi gitu buat freshmen Katolik NTU di tahun ajaran mendatang), dan rapatnya itu di Lido Entertainment Centre, Orchard. Ngebayang dong jauhnya dari NTU (yang bahkan dari Boon Lay [ujung jalur ijo] pun masih harus naek bus) ke Orchard... wew... mungkin muncul pertanyaan, kenapa ga pulang naek MRT aja? Nah, masalahnya, gw selesai rapat itu jam 9, sementara jam 9.30 ada rosario di hall gw. Ga keburu lah kalo pake MRT. Alhasil gw nyetop taksi. Eh, instead of langsung masuk PIE (Pan-Island Expressway, analogous sama jalan tol dalam kota gitu lah kalo di Jakarta), taksinya muter lewat Bukit Timah. Lebih jauh deh. Gw udah panik aja harus bayar berapa. Pas masuk PIE dari Bukit Timah, oalah... pantesan diputer. PIE-nya macet. Untung aja ga langsung masuk dari daerah Orchard ato Whitley Road. Kalo masuk dari sana, udah lebih lama, bayarnya pasti juga lebih mahal. Untung, untung banget... hohoho... =P

Yah, jadi hari ini gw udah ngabisin... $ (12 + 29 + 24 + 20) = $85... meh! $85 cuma dalam sehari!? Mati dah... harus puasa berapa lama itu ya buat kompensasi, huhuhu... makan harus ngirit-ngirit nih... padahal gw lagi kepincut beli dompet sama tas selempang baru... dompet udah kayak alien gitu, terus tas selempang yang sekarang terlalu gede (berat juga) kalo mau dibawa jalan-jalan... maaf yah buat bonyok... anakmu ini sudah boros banget... waaaa... T.T

Wednesday, May 14, 2008

Please Help Me Kill This Boredom!

Haduh, special semester itu ternyata ngebosenin banget ya.

Gw ada kelas tiap hari Selasa sampe Kamis, masing-masing dari jam setengah 2 sampe jam 4. Sisanya? Gw free. Palingan setiap malem ada rosario. Tapi tetep aja, waktu senggang gw masih jauh lebih banyak daripada waktu yang kepake.

Gw pingin ngisi kekosongan waktu ini nih. Minggu lalu, gw beli woodworks (pramodel 3D yang dari kayu) kecil bentuk tupai, tapi selesainya cepet banget. Gw pingin beli yang agak gedean, tapi harganya mahal. Gw pingin maen bowling, tapi kalo keseringan, tabungan bisa bocor. Aduuhhh... serba salah.

Mungkin yang paling ideal buat gw itu jalan-jalan. Atau maen badminton. Atau berenang. Atau jogging. Atau fotografi. Masalahnya, gw males kalo ngerjain itu semuanya SENDIRI. Gw pingin ada yg nemenin. Sama aja kalo sendiri doang sih, bakalan bosen juga. Gw perlu seseorang untuk nemenin jalan-jalan. Atau maen badminton. Atau berenang. Atau jogging. Atau motret-motret. Dan orang yang cukup seneng sama SEMUA yang gw sebut tadi... Dennice sama Maria. Sayangnya, Dennice punya banyak banget kerjaan (visual arts society, T-Spray, student assistant HSS [school of humanities and social sciences] library), sementara Maria sore ini udah pulang ke Indo (hari Senin dia bakalan balik ke Singapore). Arrggghhhh!

Yah, jadi kerjaan gw cuma: [pagi] baca-baca lecture notes astronomy, maen Pokemon, maen Call of Duty, [siang] kalo ada lecture astronomy ya gw ikut kelas, kalo ga ada, lanjut maen Pokemon atau Call of Duty, [sore] maen Pokemon, maen Call of Duty, chatting, nungguin rosario, [malem] rosario, kongko-kongko sama anak-anak bunga matahari habis rosario. Udah, gitu doang. Gilaaaa... gimana gw ga lumutan di kamar? Saban hari, aktivitas gw bener-bener ga punya diversity! I need to do something!

Kalo udah gini (kayak sekarang nih), gw cuma bisa nunggu sampe hari Minggu dateng. Kenapa? Karena itu berarti ke gereja dan ketemu sama temen-temen! Duh, tapi gereja Minggu besok kayaknya ga akan terlalu rame. Maria pulang. Tommy pulang. Riandy pulang. Yang sisa cuma gw, Dennice, sama Surya. Apa gw minta ke mereka supaya kita jangan langsung pulang habis dari gereja ya? Apa harus jalan-jalan dulu ke mana gitu biar ga bosen di kamar? Apa mendingan kita gereja di St. Mary yang agak jauhan dikit ya? Haduh, pusing.

Gw sih udah bikin janji, hari Jumat pagi mau jogging bareng Dennice sama Adi. Terakhir kali, joggingnya keputus di tengah-tengah gara-gara angin kenceng nan dingin. Berhentilah kita di kantin NIE, kongko-kongko di sana dari jam 8 sampe jam 11. Lumayan juga sih buat ngisi waktu, tapi bukan berarti gw pingin ada angin kenceng pas jogging (yang berarti joggingnya batal).

Somebody, help me!!! Awwww... T.T

Monday, May 12, 2008

Hustle and Bustle

Woo-hoo! Akhirnya nulis post lagi! Setelah sekitar setengah bulan ga nulis-nulis... hehe...

Pertama gw harus minta maaf dulu, gw ga nulis karena ga ada waktu... rencananya kan pertama mau nulis setelah selese exam organic chemistry, tapi udah kecapean duluan... terus gw juga harus belajar untuk exam anatomy &
physiology besok lusanya... hueeee... stress... setelah exam anatomy & physiology, gw disibukkan dengan kerjaan prom night yang hampir bisa dibilang brutal (sori ya Wenty), nganterin tiket, bikin dekorasi prom, rapat T-Spray (acara budaya Indo di NTU), pasang-pasang dekor prom di venue, acara promnya sendiri, misa Pentekosta, outing kelompok rosario Bunga Matahari, sama ngurusin acara ulang tahunnya Cumi (Dennice). See? Minimal, gw punya 9 aktivitas dalam 7 hari. Haduh... tambah lagi, gw ada kelas astronomy setiap Selasa ampe Kamis, jam 13.30 ampe 16.30. Wow!

Anyway, toh gw udah terbebas dari sebagian besar aktivitas yang gw sebut tadi.

*karena gw males nulis dalam bracket untuk ngebedain Cumi Dennice sama Cumi Laurent, mulai dari sini gw bakalan nulis nama aslinya aja deh*

Terus terang, acara prom itu makan waktu gw banyak banget seminggu kemarin. Mungkin gara-gara gw harus ngumpulin foto-foto dari temen-temen final year, terus harus gw jadiin flashback video. Aaaahhh! Gw ga bisa apa-apa waktu itu. Untung, untung aja, Dennice bersedia bantuin gw. Karena gw udah nentuin supaya by Rabu videonya udah harus selese (gw ga mau ngundur-ngundur lagi karena gw tau tugas seminggu itu bakalan banyak banget), gw squatting di kamar Dennice, bikin video dari malem ampe siang, dibantuin sama Sidharta (temennya yang kebetulan lagi maen ke NTU)... aduh, gw ngerasa ga enak banget udah ngerepotin mereka. Gw bahkan hampir skip lecture astronomy LAGI... kemarennya aja gw udah skip gara-gara harus jagain kamar yang lagi dibersihin sama orang dari hall. Untuk bales budi, gw kasih Dennice sama Sidharta snack, masing-masing 2 bungkus nori Tao Kae Noi plus Cheezels atau potato chips. Thanks a lot, guys! Not even a thousand words of thanks are barely enough for you! ^.^

Aktivitas berat berikutnya itu bikin dekora
si untuk prom. Karena para komite bikin dekornya ga di venuenya, yang ada kita sempet berdebat tentang ukuran sama bentuk pelangi dekorasi. Gw ampe stress mikirin harus diapaen ini karton-karton sama styrofoam yang bertebaran di lounge 3B... ampe pada akhirnya Edo, Laurent, Wenty, Louise dateng. Yeah, back-up artillery dateng (duh geje, gara-gara tadi maen Call of Duty, masih kebawa gini)... akhirnya, meskipun perlu waktu yang ga sedikit, bikin dekor selesai! Ehhh... waktu jalan pulang ke hall 9, diculik sama anak-anak bunga matahari. Diajakin makan ke kantin A. Ya udah, gw sih ikut-ikut aja. Toh gw juga belum makan waktu itu. Jadilah kita makan McD di sana, terus pulangnya ke pesta ulang tahun Meri di ADM (school of art, design, and media).

Perhentian berikutnya itu acara prom night send
iri, yang dikasih nama Cheerio Night 2008. Rasa-rasanya, acara ini paling bikin cape, fisik dan mental... pertama, panitia harus keluar kamar jam 10.30 untuk makan bareng, dan ga pulang-pulang lagi sampe minimal jam 11. Kedua, video yang udah dibikin sempet ga jalan menjelang diputer, jadi harus dirender ulang. Ketiga, setelah dirender, videonya lupa dicompress, jadi makan memory sampe 19.5 GB dan laptop gw malah crash. Keempat, ternyata dekor yang paling susah dibuat malah terkesan ga kepake. Haduh... pukulan bertubi-tubi. Untung pada akhirnya acara berjalan lancar, thanks to kerja sama antar portfolio, terutama programmer (Edo, Cia) sama logistik (Laurent, Kris, Irving)... sedap deh! Setelah acaranya selesai, gw, Edo, Cia, Clement, Oliv, sama Louise karaoke bareng. Gratis lho, hehe. Cuma 1 jam sih, tapi lumayanlah untuk refreshing setelah segala macem cape-capean sebelumnya. Pulangnya, suara pada habis semua XD

Foto main committee Cheerio Night 2008

Besoknya, setelah misa Pentekosta, kelompok rosario gw (yang dinamain "Bunga Matahari" sama Yossy) bikin outing, makan steamboat di Bugis. Wahhh... seru banget deh, biarpun yang ikut juga cuma sebagian (gw, Maria, Dennice, Riandy, Surya, Tommy, Tonton, Yossy, Fitri, Gunce). Restorannya kecil, sampe-sampe setengah dari restoran itu keisi sama bunga matahari. Ribut banget pokoknya. Mumpung steamboatnya buffet, kita pesen, pesen, pesen, pesen terus, sampe katanya sih yang punya restoran udah KO sama kita... hahahaha... meja udah sampe berantakan, kuah di mana-mana, kaki kepiting keluar dari stove, udah kayak setting film horor aja. Selesai makan, kita bikin surprise untuk Dennice, birthday boy! Kue yang dari awal udah disiapin, dikeluarin dari persembunyiannya. Katanya sih si Dennice ga nyadar kalo kita bawa kue. Baguslah, berarti surprisenya berhasil =)

Setelah misa Pentekosta di Church of St. Francis of Assisi

Outing kelompok rosario Bunga Matahari sekaligus surprise untuk Dennice

Malemnya, lagi-lagi ultah Dennice dirayain, kali ini yang skala besar. Pertama sempet bingung juga, gimana caranya ngajakin si birthday boy untuk ke hall 16 (blok 16E), karena dia tinggalnya di hall 5. Jauh banget. Kalo gw tiba-tiba ngajakin ke hall 16 kan pasti dia curiga bakalan ada sesuatu. Jadi, gw bilangnya... setelah rosario bakalan ada rapat internal T-Spray antara hall IC, finance manager, sama publicity & publication untuk ngebahas masalah Indosupper. Eh, pas kita (gw, Dennice, Cia, Surya) udah nyampe di sana, ternyata belum siap. Akhirnya kita maen-maen dulu ke music room di blok 16B, sampe dikasih tau kalo acaranya udah siap. Surprise, surprise. Si Dennice bener-bener ga nyangka, katanya, kalo ulang tahunnya bakalan dirayain lagi pas malem. So, kita bersenang-senang deh di sana... pulangnya, gw minta Dennice untuk mampir ke kamar dulu, ngambil hadiah (puzzle Piplup) titipan dari Sidharta.

Ulang tahun Dennice yang skala besar

Dan itu menandakan akhir dari weekend yang amat sangat menyenangkan. Meskipun hectic, tapi gw ngerasa kalo weekend kemaren itu bener-bener enjoyable. Mungkin karena banyak melibatkan temen-temen deket. Mungkin karena penyertaan mereka. Hmmm... gw harap setiap weekend gw bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan barengan temen-temen. Maybe that will add more shades of hue into my life ^.^

Tuesday, April 15, 2008

He Saves

I found this humor in the November 2007 issue of the Canticle, NTUCSA's bulletin. I think I can share it with you. I edited it though to add more spices onto it.

Oh, it's slightly religious in nature, so please bear with it.

Jesus and Satan were having an ongoing argument about who was better on the computer. They had been going at it for days, and frankly, God was tired of hearing all the bickering.

Finally fed up, God said, "THAT'S IT! I have had enough."

"I am going to give you a test that will run for two hours. From the results, I will judge who does the better job!"

So, Satan and Jesus sat down at the keyboards and typed away. They moused. They faxed. They emailed. They emailed with attachments. They downloaded. They did spreadsheets. They wrote reports. They created labels and cards. They created charts and graphs. They did some genealogy reports. They did every job known to man. Jesus worked with heavenly efficiency and Satan was faster than hell.

Then, ten minutes before their time was up, lightning suddenly flashed across the sky, thunder rolled, rain poured, and, of course, the power went off. Satan stared at his blank screen and screamed every curse word known in the underworld. Jesus just sighed.

Finally the electricity came back on, and each of them restarted their computers.

Satan searched frantically, screaming, "IT'S ALL GONE!!! I lost everything when the power went out!!!"

Meanwhile, Jesus quietly started printing out all of his files from the past two hours of work. Satan observed this and became irate.

"Wait!" he screamed, "That's not fair! He cheated! How come he has all his work and I don't have any!?"

Seeing that Satan could not accept his loss, God said, "It is simple... he does something you do not."

Satan asked, "What? What's that supposed to be?"

God just shrugged and said again, "Jesus SAVES
..."

Thursday, April 3, 2008

Refreshment

Still studying for materials science... aaaaahhh...

For those preparing for upcoming quizzes and exam, I have a cute and interesting flash game to play. It's about engineering-planning. Try it! Here's the link:

http://shingakunet.com/special/16608701/0285/index.html

I must thank Wawan for giving us, GLs, this link. It's so captivating, yet pretty realistic. Enjoy! ^_^

Friday, March 28, 2008

Stupid

Aaaahh... why am I so unfortunate?

Two stupid things happened to me in the past one hour.

One. I overslept. This is very common, but not in the middle of the day! You see, at 1230 I felt very sleepy, for an unknown reason. Knowing that my lecture was still two hours ahead, I took a siesta. Moments later, I woke up, refreshed and totally clueless about the time. When I looked at my handphone clock... holy shit... 1530... and so, I skipped the lecture. Damn! Exam's coming and I can still skip lectures!?

Two. I tripped. Now this is very embarrassing. I went down to the pantry to drink. It was (and is still) raining. The stairs were (and are still) wet and slippery. And it happened, all of a sudden. Somehow I lost missed a step and then... fell with an ungracious manner. As if it had not been enough, a janitor happened to be able to witness this unnecessary embarrassment...

And now I'm still waiting for another stupid occurrences to write ^_^

Natural Disaster

Special thanks to Prof. Alastair Ritchie for telling us this joke. I need to edit it though for more enjoyment and so as not to offend anyone =)

Three students from Singapore were convicted of attempting to assassinate a parliamentary member of Chile in South America. They were sentenced to death by a firing squad.

As they were being brought to the execution site, they were engaged in a brainstorm on how they could escape the horrible fate that was going to befall them. But, no ideas came to their aid...

Finally they arrived at the site. The first student, still brainstorming, was called to stand before the firing squad.

The commandant asked, "Do you want me to blindfold you?" to which the student replied, "No. I will not shrink before the power of death."

Then the commandant gave a, well, command. "Ready! Take aim..."

And the student shouted out loud, "EARTHQUAKE!!!"

As South America is very prone to earthquakes, the entire squad was distracted by the bellowing of the student. They went into a panicking frenzy. Seeing this opportunity, the student then fled to safety.

Distraught upon finding that the earthquake was just a false alarm, the commandant called the second student, who was thinking of another distraction.

Again, the commandant asked whether or not he wanted to be blindfolded, to which he replied no.

The command was shouted. "Ready! Take aim..."

This time, the student screamed, "HURRICANE!!!"

As South America is frequently stricken by hurricanes, the squad went into a frenzy once again. The student followed the path to safety, as the first one did beforehand.

The commandant--now totally distressed--called the third student. Still, he offered him a blindfold, to which the student answered no.

The commandant then gave his last command. "Ready! Take aim..."

The student was very sure that his hoax would be successful, seeing the previous two had escaped to safety with the aid of natural disaster bullshits.

He then shouted another kind of disaster, "FIRE!!!"